• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Selamat Datang Di Prodi Antropologi

Program Studi Antropologi bertujuan mendidik sarjana yang memahami konsep kebudayaan dan keragaman sosial budaya Indonesia, mampu menjelaskan dan menganalisis fenomena perubahan sosial budaya dan dinamika masyarakat. mampu dan terampil dalam menerapkan metode penelitian Antropologi serta memiliki kemampuan praktis sebagai peneliti, konsultan, pengembangan masyarakat.

Mengapa Kuliah Jurusan Antropologi UNIMAL?

Sang maestro antropolog Indonesia mendefinisikan antropologi sebagai ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkannya.
Jurusan Antropologi UNIMAL memiliki beberapa keunggulan ...

 

Prospek Kerja

Sarjana Antropologi dapat bekerja di Depdiknas, Depdagri, Deptrans, dan Depsos. Di sektor swasta, sarjana Antropologi juga dapat bekerja sebagai wartawan (cetak dan televisi), peneliti di berbagai lembaga, NGO/LSM, staf Community Development di berbagai perusahaan.

Akreditasi dan Tenaga Kerja

Jurusan Antropologi Unimal sudah terakreditasi oleh BAN-PT sejak tahun 2008 dan peringkat (nilai) akreditasi terakhir adalah B (SK BAN PT 3835/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/VI/2022, Berlaku sampai 2027-05-24). Dosen bekerja secara profesional dan berkualifikasi S2 dan S3.

Atmosfir Akademik

Sistem pembelajaran di Program Studi Antropologi Unimal memfasilitasi mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan inovatif dalam mendalami ilmu. Diperkuat oleh praktikum studi lapangan untuk memperkenalkan secara langsung mahasiswa pada kehidupan masyarakat

 

Primordialisme Dan Negara-Negara-Kebangsaan

Oleh Al Chaidar

(KOMPAS edisi Sabtu 7 Mei 1994)

SEMENJAK munculnya konsep baru negara-kebangsaan (nation-state) pada masa awal pasca kolonialisme, banyak pesimisme yang berkembang di kalangan para pengamat negara-negara yang baru lahir tersebut. Pesimisme mereka terutama para ilmuwan poiitik dan antropolog, didasarkan pada kenyataan bahwa negara kebangsaan dibangun hanya atas satu semangat yaitu semangat untuk merdeka dari penjajah (bangsa-bangsa maju/Barat). Semangat ini diasumsikan tidak mampu bertahan lama untuk menopang tetap tegaknya negara bangsa tersebut karena proses kemajuan zaman akan menggerogoti semangat tersebut. Dalam era Perang Dingin, yang merupakan masa political blocking yang dialami negara-kebangsaan setelah lepas dari kolonialisme, banyak tawaran menggiurkan dari kubu liberal dengan "program pembangunan" yang dikenal dengan istilah modernisasi telah mempengaruhi kesadaran masyarakat dan rakyat di negara baru yang terdiri dari banyak lapisan horizontal dan vertikal. Tawaran yang sempat mempengaruhi kesadaran rakyat ini pada akhirnya berakibat semangatpersatuan (raison d'etre) yang dulu menjadi sendi dasar pembentuk negara-kebangsaan tersebut menjadi pudar. Ini konsekuensi dari anggota masyarakat negara-kebangsaan

Read more ...

Ketua Prodi Antropologi

Al Chaidar

Dr. Abdullah Akhyar Nasution S.Sos., M.Si

Link Internal

akademik

akademik  pustaka  repository

Link Kerjasama

   Logo PemerintahAceh  Logo Undip  Logo Unsyiah

Logo usu  Logo UKM

Logo Perpusnas 2016

Mari Bergabung Bersama Kami

Program Studi Antropologi Universitas Malikussaleh

Together We Learn, Together We Build, Together We Can Make a Difference

Anthropology-Quote

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4